Profil Dejan Antonic Pelatih Sekaligus Pemain Terbaik Pada Masanya

Profil Dejan Antonic

Dejan Antonic merupakan seorang pelatih sepakbola yang berasal dari Yugoslavia. Iamemhlai karir sebagai pemain bola di klub Red Star Belgrade yang merupakan klub terbesar di Serbia. Pada tahun 1987, Dejan memutuskan bergabung dengan Tim Nasional Yugoslavia U-21. Penasaran dengan profil Dejan Antonic? Berikut ulasan selengkapnya!

Memulai Karir Sebagai Pesepakbola

Dejan mengawali karirnya di dunia sepakbola dengan bergabung bersama klub bola lokal terbesar di Serbia yaitu Red Star Belgrade. Ia kemudian dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Yugoslavia pada tahun 1987. Untuk pertama kalinya Yugoslavia memenangkan pertandingan paling bergengsi melawan Jerman Timur. Kemudian Timnas Yugoslavia pada saat itu dijuluki dengan generasi emas Yugoslavia.

Bersama dengan Robert Prosinecki, Davor Suker, Robert Jarni, dan Igor Stimac, Dejan semakin membentangkan sayapnya di dunia sepakbola. Hingga akhirnya pada tahun 1995, Dejan memutuskan meninggalkan benua Eropa untuk memulai karir di benua Asia dan bergabung dengan klub Persebaya.

READ  Profil Titus Bonai Striker Muda Andalan Indonesia

Fokus Berkarir Di Indonesia

Setelah meninggalkan benua Eropa, pada tahun 1996 Dejan memulai kiprahnya di Benua Asia dengan bergabung bersama Persebaya. Dejan sempat menorehkan prestasi gemilang dengan mengantarkan Persebaya sebagai juara divisi satu dan berhasil bergabung kembali dalam divisi utama liga Indonesia.

Menjadi Pemain Di Hongkong

Di tahun 1998 hingga 1999, Dejan memutuskan untuk bergabung dengan Tim Divisi Utama milik Hongkong, yaitu Instant-Dict FC. Ia sukses melakukan debut pertama melalui pertandingan semi-final melawan China Selatan pada ajang FA Cup Hongkong dan berhasil menang di babak final.

Setelah berhasil memenangkan pertandingan, Dejan sering dipanggil untuk bergabung dengan Hongkong dalam mengikuti berbagai turnamen bergengsi dan juga diberi kesempatan untuk menjadi kapten Hongkong seleksi.

Dejan berhasil menyumbangkan gol pada saat pertandingan Carlsberg Cup melawan Timnas Uruguay U-21 melalui babak penalti. Berkat permainannya yang gemilang, Dejan berhasil meraih penghargaan The Most Fair Player dan sempat menjadi nominasi 11 pemain terbaik dalam ajang Hongkong Footballer Awards.

READ  Profil Febri Hariyadi Sebagai Pemain Sepak Bola TIMNAS Indonesia

Profil Dejan Antonic semakin menarik berkat keberhasilannya memenangkan FA Cup Hongkong bersama Instant-Dict FC pada tahun 2000 hingga 2001. Sekitar awal tahun 2000, Dejan kemudian bergabung dengan Sun Hei FC dan berhasil meraih tiga piala sekaligus. Diantaranya piala Senior Shield Cup Hongkong, Copa Liga Hongkong, hingga FA Cup Hongkong.

Berkarir Sebagai Pelatih

Setelah sukses berkarir sebagai pemain, Dejan ditunjuk oleh salah satu klub besar Hongkong yaitu Kitchee FC untuk menjadi pelatih kepala. Di awal perjalanannya bersama Kitchee FC, Dejan berhasil menyabet tiga piala sekaligus. Yaitu Copa Liga Hongkong 2015, Senior Shield Hongkong 2006, dan juga piala Copa Liga Hongkong pada tahun 2006.

Dejan berhasil mengantarkan Kitchee FC menuju babak kualifikasi piala AFC tahun 2008. Ia kemudian diberi gelar sebagai pelatih terbaik tahun 2006 dan diamanahkan untuk menjadi pelatih Hong Kong League XI pada turnamen bergengsi di Hongkong, yaitu Carlsberg Cup.

READ  Profil Ghanit Xhaka, Gelandang Asal Swiss

Dejan melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih bersama TSW Pegasus FC yang menunjuk Dejan sebagai Manajer Tim dan juga Direktur pada Bidang Perkembangan Pemain Muda. Dejan masih dipercaya sebagai pelatih Timnas Hongkong pada tahun 2011.

Sempat berkarier bersama Arema selama 6 bulan, Dejan berhasil meraih gelar sebagai pelatih terbaik pada tahun 2011 hingga 2012. Gelar ini diberikan oleh salah satu situs berita sepakbola terkenal, yaitu Goal.com. gelar ini diberikan karena Dejan berhasil mengantarkan Arema lolos ke babak perempat final di Piala AFC Cup pada tahun 2012.

Nah, itulah profil Dejan Antonic yang merupakan pelatih terkenal sekaligus pemain terbaik pada masanya. Saat ini Dejan telah menikah dengan wanita asal Manado, bernama Venna Tikoalu pada tahun 1999. Ia telah dikaruniai seorang putri yang bernama Steffanie Marie Antonic.

You May Also Like

About the Author: Roberto Luiz