Profil Ismed Sofyan Pemain Serba Bisa Dengan Segudang Prestasi

Profil Ismed Sofyan

Sebelum kalian membaca artikel dengan berjudul Profil Ismed Sofyan Pemain Serba Bisa Dengan Segudang Prestasi, kami ada info buat kalian yang gemar bermain Poker DominoQQ bisa berkunjung dan bermain ke Situs Poker Domino99.

Siapa yang tidak mengenal sosok Ismed Sofyan. Sang pelakon serba bisa dalam dunia sepak bola. Pemain bek asal Aceh ini adalah salah satu pemain langganan Timnas. Perjalanan Ismed cukup sulit. Dari Kota masa kecil Aceh, dirinya mengadu nasib ke Jakarta. Alhasil, jerih payahnya ternyata tidak sia – sia. Terbukti Ismed Sofyan telah berhasil mencantumkan diri sebagai pemain profesional yang terkenal seantero negeri. Inilah ringkasan profil Ismed Sofyan yang sayang untuk dilewatkan:

Perjalanan Karir Seorang Ismed Sofyan

Ismed Sofyan lahir di Manyak Payed, Aceh Tamiang pada 28 Agustus tahun 1979. Dirinya adalah pemain Persija Jakarta dan juga pemain Timnas Indonesia. Meskipun posisi unggulannya adalah sebagai bek, namun Ismed juga mumpuni sebagai bek sayap dan juga seorang playmaker handal. Tak hanya itu, penyerang dan gelandang bertahan juga bisa ia tempati.

READ  Profil Silvio Escobar, Pemain Naturalisasi Paraguay Kewarganegaraan Indonesia

Melihat sejarah dan profil Ismed Sofyan dirinya sudah sangat menyukai sepak bola sedari kecil. Untuk mengasah kemampuan bermain bola, dirinya sempat bergabung dengan pelatihan dan pendidikan Diklat Ragunan  di Jakarta. Di lapangan Ismed menggunakan nomor punggung 14. Pemain ini juga terkenal dengan tendangan super kuat nan terukur. Serta mampu memberikan berbagai umpan silang cukup akurat.

Tak heran bila julukan Sergio Ramos Indonesia tersemat padanya. Perjalanan karir sepak bola Ismed tak semudah membalikkan telapak tangan. Dirinya mulai mengawali karir  bergabung dengan klub PSBL Langsa Aceh. Kemudian hijrah ke klub Persiraja Banda Aceh. Hanya bermain satu musim dengan Persiraja, dirinya memilih pindah dan bergabung dengan Persijatim Jakarta.

Namun selang beberapa waktu, klub besar Persija, Jakarta merekrutnya untuk bergabung. Sejalan dengan karirnya di klub, nama Ismed Sofyan sering dipanggil untuk membela Timnas. Mulai dari Timnas U-18 hingga Timnas senior.

READ  Profil Dejan Antonic Pelatih Sekaligus Pemain Terbaik Pada Masanya

Meski Temperamental Nyatanya Ismed Kebanjiran Prestasi

Bukan sebuah rahasia jika seorang Ismed adalah orang yang cukup temperamental. Hal ini dapat terlihat dalam setiap kali pertandingan, tak jarang tersulut emosi dengan pemain lain. Namun seiring perjalanan karirnya, kini Ismed terlihat lebih dewasa dan menjadi salah satu panutan pemain muda lainnya.

Nama Ismed Sofyan identik dengan Persija Jakarta. Hal ini karena dirinya cukup setia dengan klub Macan Kemayoran tersebut. Tercatat dirinya memperkuat persija sejak 2003. Meski kini terbilang pemain yang tidak muda lagi, namun Ismed belum berpikir untuk pensiun. Pemain, yang cukup controversial ini hampir berumur 41 tahun. Hal ini berbeda dengan rekam team seumurannya yang telah memutuskan untuk pensiun lebih dulu.

Ismed Sofyan berhasil menorehkan caps terbanyak dalam timnas setelah deretan nama seperti Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, Kurniawan D.Y dan lain sebagainnya. Tak hanya sampai disitu, nama Ismed juga telah memberikan banyak sumbangsih untuk negeri ini lewat prestasinya. Selama berkarir, berbagai prestasi telah dimilikinya. Seperti saat membela Persija, dirinya berhasil membawa timnya peringkat III Divisi Utama Liga Indonesia 2005.

READ  Profil Hendro Kartiko, Pemain Asal Banyuwangi

Lalu menjadi Runner Up di Liga yang sama pada 2006. Masih bersama Persija, Ismed juga mampu membawa klub Macan Kemayoran Runner Up Copa Indonesia tahun 2005 dan Peringkat III Copa Indonesia tahun 2006. Sedangkan untuk Timnas, pemain satu ini juga Berjaya membawa timnya Juara Piala Kemerdekaan tahun 2000 dan Runner Up Juara Tiger tahun 2002.

Kegigihan Ismed dalam berkarir patut diapresiasi. Dalam usia yang tidak muda lagi, dirinya mampu membuktikan kekuatan fisik yang tidak banyak berkurang. Dari profil Ismed Sofyan dunia menjadi tahu betapa kuatnya pemain ini membangun karir dari awal. Meski sempat beredar berita buruk mengenai dirinya, nyatanya hal ini tak membuat semangatnya turun. Sepak bola adalah jiwanya yang takkan pernah hilang dari pikirannya.

You May Also Like

About the Author: Roberto Luiz